MUNA BARAT (SULTRAAKTUAL.ID) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna Barat menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Muna Barat.
Sidang paripurna itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muna Barat, La Ode Rafiudin, serta dihadiri Bupati Muna Barat La Ode Darwin, Wakil Bupati Ali Basa, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat.
‎
‎Peringatan HUT ke-12 Kabupaten Muna Barat menjadi momentum bersejarah untuk merefleksikan perjalanan daerah sejak resmi berdiri melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2014.

Selama lebih dari satu dekade, Muna Barat terus menunjukkan perkembangan yang signifikan di berbagai sektor pembangunan dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh lapisan masyarakat.
‎
‎Ketua DPRD Muna Barat, La Ode Rafiudin, menyampaikan usia ke-12 merupakan fase penting dalam memperkuat fondasi pembangunan menuju daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Menurutnya, DPRD memiliki komitmen kuat untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal setiap program pembangunan agar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
‎
‎Ia menjelaskan, peringatan tahun ini juga menjadi penanda tahun kedua kepemimpinan Bupati Muna Barat yang dilantik pada 28 Januari 2025. Karena itu, DPRD akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pelayanan publik yang berkualitas, dan percepatan pembangunan.

‎Rafiudin menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi masyarakat sebagai bagian dari kontrol sosial yang konstruktif.
‎
‎”Pemerintah daerah harus senantiasa mendengarkan dan mengakomodasi masukan serta kritik dari masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial yang membangun. Mari bersama-sama menanamkan rasa cinta kepada Kabupaten Muna Barat, bangga menjadi warga Muna Barat, dan mengukir prestasi demi terwujudnya kesejahteraan seluruh masyarakat,” ujar Rafiudin.
‎
‎Sementara itu, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam pidatonya mengajak seluruh masyarakat menjadikan HUT ke-12 sebagai momentum memperkuat tekad membangun daerah dengan mengusung visi “Muna Barat Liwu Mokesa yakni Tumbuh, Sehat, dan Keren.”

‎Menurut Darwin, meski pemerintah daerah menghadapi tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, berbagai program prioritas tetap berhasil direalisasikan dalam kurun waktu satu tahun enam bulan terakhir.
‎
‎Pada sektor infrastruktur dan konektivitas, Pemerintah Kabupaten Muna Barat berhasil mengaktifkan kembali penerbangan di Bandara Sugimanuru serta pelayaran KMP Pulau Rubia pada rute Tondasi–Torobulu.
Pemerintah juga membangun Pasar Sentral Guali, melakukan restrukturisasi jalan kabupaten, serta membangun jalan hotmix sepanjang 9,8 kilometer melalui skema Inpres Jalan Daerah.
‎
‎Di bidang tata kelola pemerintahan, berbagai langkah pembenahan birokrasi dilakukan melalui penerapan sistem SIM ASN, kebijakan wajib domisili bagi ASN guna menggerakkan ekonomi daerah, keberlanjutan tenaga PPPK, hingga keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
‎
‎Pada sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Muna Barat mengalokasikan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat senilai Rp12 miliar, pembangunan Rumah Sakit Tipe C senilai Rp172 miliar, serta memperkuat pelayanan kesehatan melalui program dokter keliling dan layanan UGD 24 jam di 18 Puskesmas.

‎Di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, pemerintah meluncurkan program Satu KK Satu Sarjana melalui pemberian beasiswa, membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis kepada 3.407 siswa SD, SMP, dan TK, serta memfasilitasi pendirian perguruan tinggi melalui kerja sama dengan ITBKM.
‎
‎Komitmen terhadap ketahanan pangan juga diwujudkan melalui rehabilitasi jaringan irigasi, pencetakan sawah baru seluas 823,34 hektare, pembangunan gudang Bulog berkapasitas 4.000 ton, hingga penyaluran bibit tanaman dan ratusan ekor ternak berupa sapi, kambing, dan ayam kepada masyarakat.
‎
‎Pada sektor kelautan dan perikanan, pemerintah menyalurkan bantuan kapal bagan, alat tangkap modern, 111.800 benih ikan air tawar, serta meluncurkan program Kampung Nelayan Merah Putih di lima desa. Selain itu, pemerintah mengoperasikan 12 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis yang menyasar sekitar 22.000 penerima manfaat.
Sementara di sektor pariwisata, pengembangan potensi ecotourism terus dilakukan, terutama di kawasan Pulau Indo dan gugusan pulau di Selat Tiworo sebagai destinasi unggulan yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati La Ode Darwin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengesampingkan berbagai perbedaan demi kemajuan Kabupaten Muna Barat.
“Mari kita tanggalkan perbedaan dan bersama-sama merawat persatuan demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” tegas Darwin.
Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Muna Barat selanjutnya akan dilanjutkan dengan Upacara Peringatan di Lapangan Wamelai.
Di kesempatan itu Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka dijadwalkan hadir secara langsung sebagai Inspektur Upacara.
Pada momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Muna Barat juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dalam menegakkan hukum dan keadilan.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, HUT ke-12 Kabupaten Muna Barat diharapkan menjadi titik tolak untuk memperkuat sinergi seluruh komponen daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta kesejahteraan masyarakat menuju Muna Barat Liwu Mokesa.









