ADVETORIAL

DPRD Kota Kendari Dukung Pemkot Anggarkan Rp 1,93 Miliar Beasiswa bagi Pelajar Kurang Mampu

×

DPRD Kota Kendari Dukung Pemkot Anggarkan Rp 1,93 Miliar Beasiswa bagi Pelajar Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Kendari, Muslimin T.

KENDARI (SULTRAAKTUAL.ID) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mendukung langkah Pemerintah Kota Kendari yang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,93 Miliar untuk program beasiswa bagi anak kurang mampu.

Program itu sebagai upaya menekan angka putus sekolah di Kota Kendari.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Kendari, Muslimin T mengatakan persoalan anak putus sekolah masih menjadi tantangan serius yang harus segera ditangani agar seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan secara merata.

“Penanganan putus sekolah harus lebih agresif. Kami menekankan pentingnya intervensi melalui beasiswa yang tepat sasaran serta dukungan pendataan yang akurat di lapangan,” ujar Muslimin, Kamis (7/5/2026).

Menurut dia, masih adanya anak yang berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi menunjukkan pelayanan pendidikan di daerah belum sepenuhnya optimal. Kondisi tersebut dinilai berkaitan langsung dengan masa depan generasi muda dan target wajib belajar yang selama ini dicanangkan pemerintah.

Rapat Pembahasan Beasiswa Prestasi bagi masyarakat Kota Kendari. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Inspektorat Kota Kendari.


“Pemkot harus mendata secara presisi siapa saja siswa yang layak mendapat bantuan. Jangan sampai program beasiswa hanya menjadi formalitas, sementara di sudut-sudut kota masih ada anak yang tidak bisa sekolah karena tidak punya biaya,” katanya.

Selain menyoroti bantuan pendidikan bagi siswa, Muslimin juga meminta pemerintah memperkuat pengawasan terhadap proses belajar mengajar di sekolah guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurut Muslimin, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan kurikulum, tetapi juga kedisiplinan serta integritas seluruh elemen pendidikan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dibarengi dengan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

“Kami juga meminta pemerintah meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Tidak adil rasanya menuntut kualitas dan integritas tinggi dari para guru jika hak-hak serta kesejahteraan mereka masih diabaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Saemina mengatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,93 Miliar untuk program beasiswa bagi siswa kurang mampu sebagai langkah konkret menekan angka putus sekolah di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Soroti Alih Fungsi Bangunan dan Pelanggaran PBG, DPRD Kendari : PT Surveyor Indonesia Layak Ditutup Sementara
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Saemina.


Saemina mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sektor pendidikan.

“Tahun ini kami mengalokasikan beasiswa senilai Rp1,93 miliar yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” kata Saemina.

Ia menjelaskan bantuan tersebut akan disalurkan kepada ratusan siswa di berbagai jenjang pendidikan di bawah kewenangan Pemerintah Kota Kendari, yakni 150 siswa Taman Kanak-kanak (TK), 425 siswa Sekolah Dasar (SD), dan 170 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Saemina menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah sedang menerapkan efisiensi anggaran, program pendidikan tetap menjadi prioritas utama, termasuk pemberian beasiswa dan bantuan seragam sekolah gratis.

Menurut dia, sejak tahun 2023 Pemkot Kendari telah menyalurkan bantuan pendidikan serupa kepada lebih dari 1.000 pelajar di daerah tersebut.

Ia menambahkan penerima bantuan dipilih melalui mekanisme pendataan ketat agar program benar-benar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan pemerintah pusat lainnya.

Beasiswa ini ditujukan bagi anak-anak kurang mampu yang tidak sedang menerima bantuan dari Program Indonesia Pintar (PIP) maupun pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP). Hal ini dilakukan agar terjadi pemerataan bantuan,” jelasnya.

Program bantuan pendidikan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan tema “Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan untuk Semua”.

Melalui program beasiswa dan bantuan pendidikan tersebut, Pemkot Kendari berharap tidak ada lagi anak usia sekolah yang terkendala biaya untuk memperoleh pendidikan dasar yang layak.

Pemerintah daerah juga berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan DPRD serta seluruh pemangku kepentingan agar persoalan putus sekolah dapat ditekan secara bertahap dan kualitas pendidikan di Kota Kendari semakin meningkat.

BACA JUGA :  DPRD Kota Kendari Nilai Layanan 112 Pemkot Kendari Dianggap Efektif dan Jadi “Mata-Mata” Pengawasan
error: Content is protected !!