MUNA BARAT (SULTRAAKTUAL .ID) – Harapan baru bagi petani jagung di Kabupaten Muna Barat kembali tumbuh. Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Muna Barat menerima bantuan benih jagung kuning sebanyak 52,5 ton dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Bantuan tersebut bukan sekadar tumpukan karung benih. Di dalamnya tersimpan optimisme untuk menghidupkan ribuan hektare lahan pertanian, meningkatkan produktivitas petani, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan.
Kepala Dinas Pertanian Muna Barat, Ir. Nestor Jono, menjelaskan bantuan itu akan dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman jagung seluas 3.500 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Muna Barat.
”Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Muna Barat. Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan produksi jagung sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Nestor, Rabu (8/7/2026).
Ia merinci, bantuan tersebut terdiri atas dua varietas unggul. Sebanyak 37,5 ton benih varietas Bisi 2 akan disalurkan kepada 112 kelompok tani untuk areal tanam seluas 2.500 hektare. Sementara varietas JAB 007 sebanyak 15 ton diperuntukkan bagi 66 kelompok tani dengan cakupan lahan sekitar 1.000 hektare.
Seluruh bantuan nantinya akan disalurkan berdasarkan data Calon Petani Calon Lahan (CPCL), sehingga penyalurannya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh kelompok tani yang berhak.
Meski demikian, Dinas Pertanian Muna Barat belum menetapkan jadwal pendistribusian benih. Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu hasil uji laboratorium dari Balai Sertifikasi Benih Provinsi Sulawesi Tenggara terkait persentase daya tumbuh benih yang akan digunakan.
”Terkait waktu pendistribusian kepada kelompok tani, kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pak Bupati. Apakah penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh beliau atau langsung disalurkan kepada kelompok tani,” jelas Nestor.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan benih yang diterima petani memiliki kualitas terbaik sehingga mampu memberikan hasil panen yang optimal.
Di balik proses administrasi dan pengujian tersebut, Dinas Pertanian telah menyiapkan seluruh data kelompok tani penerima agar penyaluran dapat berlangsung cepat, tepat sasaran, dan transparan.
Bagi para petani Muna Barat, bantuan benih unggul ini menjadi modal penting untuk memulai musim tanam. Dengan kualitas benih yang baik serta dukungan pemerintah, harapan terhadap peningkatan produksi jagung semakin terbuka lebar.
”Dengan tersedianya benih unggul ini, kami berharap para petani dapat segera memulai musim tanam dan meningkatkan produktivitas jagung di berbagai wilayah Kabupaten Muna Barat,” pungkas Nestor.
Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian.
Dari benih-benih yang akan ditanam di lahan seluas 3.500 hektare itu, tersimpan harapan agar Muna Barat terus tumbuh sebagai salah satu daerah penghasil jagung yang mampu menopang ketahanan pangan Indonesia.
Muna Barat Terima 52,5 Ton Bibit Jagung dari Kementan RI









