DAERAH

Gerak Cepat Kadis Pertanian Muna Barat, Penyalahgunaan Alsintan Langsung Ditindak

×

Gerak Cepat Kadis Pertanian Muna Barat, Penyalahgunaan Alsintan Langsung Ditindak

Sebarkan artikel ini

MUNA BARAT (SULTRAAKTUAL.ID) – Respons cepat ditunjukkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Muna Barat, Nestor Jono, dalam menyikapi laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan pemerintah.

‎Tak menunggu lama, ia langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak ke lapangan serta mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang diduga melanggar aturan.

‎Bagi Nestor Jono, setiap bantuan pemerintah yang disalurkan kepada kelompok tani harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Karena itu, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab penyuluh pertanian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

‎”Terima kasih atas perhatian dan informasi yang disampaikan. Informasi dari masyarakat sangat membantu tugas penyuluh sebagai perpanjangan tangan Dinas Pertanian di lapangan. Siapa pun memiliki kewajiban untuk ikut mengontrol dan mengawasi seluruh bantuan pemerintah yang ada di kelompok tani. Kami sangat membutuhkan kerja sama seperti ini,” ujJufri, Sabtu (27/6/2026).

‎Ia menegaskan, penggunaan alsintan wajib mengikuti standar operasional prosedur (SOP). Jika ditemukan penggunaan di luar ketentuan, Dinas Pertanian tidak akan ragu mengambil tindakan.

‎”Penggunaan alat harus sesuai SOP. Kalau keluar dari SOP, tentu wajib kami tindak,” tegasnya.

‎Sebagai bentuk keseriusan, Nestor mengaku telah menghubungi operator alsintan yang bersangkutan dan memberikan batas waktu 1 x 24 jam agar alat tersebut segera dikembalikan ke Kantor Dinas Pertanian.

‎”Saya sudah menghubungi operatornya. Saya beri waktu 1 x 24 jam agar alat itu sudah berada di Dinas Pertanian. Kalau terbukti melanggar, kami akan mengambil tindakan tegas, termasuk memberhentikan operator dan meminta pertanggungjawaban secara transparan,” katanya.

‎Di saat yang sama, tim penyuluh pertanian telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Dinas Pertanian juga tengah mengupayakan relokasi alsintan dengan mendatangkan dua unit traktor jenis jonder guna menarik alat tersebut apabila diperlukan.

‎Langkah cepat ini menjadi bukti bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Muna Barat tidak menoleransi penyalahgunaan aset negara. Pengawasan terhadap bantuan pemerintah akan terus diperketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan para petani dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

‎Melalui penanganan yang sigap dan transparan, Nestor Jono berharap kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan bantuan pemerintah semakin meningkat.

‎Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan bantuan pemerintah di lapangan.

‎”Intinya kami bergerak cepat. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan informasi. Kolaborasi seperti inilah yang kami harapkan demi menjaga bantuan pemerintah tetap tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi petani,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, Dinkes Muna Barat Beri Pendampingan Ahli di Puskesmas Barangka
error: Content is protected !!