KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Prestasi membanggakan diukir salah satu putri terbaik Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Nanda Aryadillah Rahmadhani Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 (Konsel).
Nanda Aryadillah Rahmadani dinobatkan sebagai mahasiswa wisudawan terbaik terbaik angkatan 2026 di Anhui Medical University, China.
Di Anhui Medical University, Nanda tercatat sebagai Mahasiswi pada Program Bachelor of Medicine and Bachelor of Surgery (MBBS).
Putri dari pasangan Edarman dan Aidar Yahya itu dinobatkan sebagai mahasiswi terbaik di Negeri Tirai Bambu usai menempuh pendidikan kedokteran selama enam tahun di Anhui Medical University sejak 2020-2026.
“Perasaan seorang orang tua pada momen seperti itu sulit diungkapkan dengan kata-kata. Ada rasa haru, bangga, syukur, dan bahagia yang bercampur menjadi satu,” ungkap Edarman saat dihubungi Sultraaktual.id.
Edarman menuturkan melihat anak yang telah berjuang bertahun-tahun di negeri orang, menghadapi perbedaan bahasa, budaya, dan tantangan akademik, kemudian berhasil menjadi wisudawan terbaik dan dipercaya memberikan sambutan mewakili seluruh wisudawan Fakultas Kedokteran di universitasnya, merupakan anugerah yang sangat membanggakan.
“Sebagai orang tua, bentuk dukungan terbaik bukan hanya dengan tepuk tangan, tetapi juga dengan kata-kata yang menguatkan dan mengingatkan bahwa keberhasilan ini adalah awal dari pengabdian kepada masyarakat,” papar Edarman.
“Anakku tercinta, hari ini ayah tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangga. Melihatmu berdiri di atas panggung sebagai wisudawan terbaik, bahkan dipercaya menyampaikan sambutan mewakili seluruh wisudawan Fakultas Kedokteran, adalah kebahagiaan yang tidak dapat dinilai dengan apa pun. Semua perjuanganmu, pengorbananmu jauh dari keluarga, serta doa yang terus kami panjatkan akhirnya membuahkan hasil yang indah,” kesan Edarman.
Namun yang paling membanggakan, lanjut Edarman, bagi seorang ayah bukan hanya prestasi yang diraih, melainkan pribadi yang tetap rendah hati, disiplin, dan penuh semangat belajar.
“Ingatlah, gelar dokter bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah untuk mengabdi, menolong sesama, dan menjadi manfaat bagi masyarakat,” kata Edarman.
Ia pun mengapresiasi capaian anaknya yang telah menempuh pendidikan dan menuai prestasi di Negeri China.
“Terima kasih telah menjaga nama baik keluarga, bangsa Indonesia, dan almamatermu selama menempuh pendidikan di Tiongkok. Teruslah belajar, tetap rendah hati, jangan pernah berhenti berbuat baik, dan jadilah dokter yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia serta penuh kasih kepada setiap pasien,” ungkap Edarman.
Edarman mengatakan orang tua akan selalu menjadi pendukung dalam setiap langkah putrinya itu.
“Apa pun yang akan kamu hadapi ke depan, ingatlah bahwa doa kami selalu menyertaimu. Kami bangga menjadi orang tuamu. Selamat atas kelulusanmu. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkahmu dan menjadikan ilmu yang kamu miliki sebagai jalan untuk memberi manfaat bagi banyak orang. Aamiin,” tulis Edarman.
Rasa bangga dan syukur itu ia ungkapkan sebagai bentuk dukungan nyata pada hari wisuda sang putri.
“Bapak juga dapa memeluk dan mengucapkan selamat secara langsung setelah acara. Mengabadikan momen bersama keluarga sebagai kenangan berharga. Memberikan hadiah yang bermakna, misalnya jam tangan, pena eksklusif, atau Al-Qur’an sebagai pengingat dalam menjalankan profesi,” tutur Edarman saat menghadiri wisuda sang anak.
“Baginya,memberikan doa dan motivasi agar ia tetap rendah hati dan semangat dalam mengabdi menjadi pesan yang selalu diingat.
“Kepercayaan untuk menjadi perwakilan wisudawan Fakultas Kedokteran di universitas di Anhui, bukan hanya menunjukkan prestasi akademik yang tinggi, tetapi juga mencerminkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan karakter yang baik,” ungkap Edarman.
Mahasiswi Asal Konsel Dinobatkan Wisudawan Terbaik Kedokteran di China









