MUNA BARAT (SULTRAAKTUAL.ID) — Aktivitas penyeberangan melalui Pelabuhan Tondasi, Kabupaten Muna Barat, terus berjalan normal. Layanan kapal feri menjadi salah satu jalur penting bagi masyarakat yang hendak bepergian maupun mengangkut kendaraan dan kebutuhan logistik antardaerah.
Penyeberangan rute Tondasi–Torobulu maupun sebaliknya dari Torobulu–Tondasi dilayani setiap hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Untuk keberangkatan dari Pelabuhan Tondasi menuju Torobulu, KMP Rubiyah dijadwalkan berlayar pada pukul 15.00 WITA. Sementara dari Pelabuhan Torobulu menuju Tondasi, kapal berangkat pada pukul 11.00 WITA.
Jadwal tersebut menjadi informasi penting bagi masyarakat, khususnya calon penumpang yang hendak menggunakan jasa penyeberangan agar dapat mengatur waktu perjalanan dengan baik.
Selain rute Tondasi–Torobulu, Pelabuhan Tondasi juga melayani penyeberangan menuju Kasipute. Namun, berbeda dengan rute Torobulu, layanan menuju Kasipute hanya beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Jumat.
Kapal dari Tondasi menuju Kasipute dijadwalkan berangkat pukul 15.00 WITA. Sedangkan dari Kasipute menuju Tondasi, keberangkatan dilakukan pada pukul 10.00 WITA.
Kepala UPTD Pelabuhan Tondasi, La Ode Rompu, memastikan seluruh layanan penyeberangan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Penyeberangan feri terus berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” kata La Ode Rompu.
Jalur Penting Masyarakat dan Logistik
Keberadaan Pelabuhan Tondasi memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas masyarakat, khususnya wilayah Muna Barat dengan daerah di seberang perairan.
Penyeberangan tidak hanya menjadi sarana mobilitas penumpang, tetapi juga mendukung pergerakan kendaraan serta distribusi berbagai kebutuhan masyarakat.
Dengan jadwal yang berlangsung setiap hari untuk rute Tondasi–Torobulu, masyarakat memiliki akses transportasi laut yang lebih teratur. Sementara layanan Tondasi–Kasipute yang berlangsung dua kali dalam sepekan tetap menjadi alternatif penting bagi masyarakat yang memiliki tujuan perjalanan ke wilayah tersebut.
Pemerintah melalui UPTD Pelabuhan Tondasi terus memastikan aktivitas pelayanan berjalan sesuai ketentuan. Masyarakat pun diimbau memperhatikan jadwal keberangkatan sebelum menuju pelabuhan agar perjalanan dapat berlangsung lebih efektif.
Di tengah kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat, konsistensi jadwal penyeberangan menjadi bagian penting dalam menjaga konektivitas antarwilayah.
Bagi warga Muna Barat dan pengguna jasa lainnya, kapal feri bukan sekadar alat transportasi. Setiap keberangkatan membawa aktivitas ekonomi, kebutuhan keluarga, hingga berbagai urusan masyarakat yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya.
KMP Rubiyah Layani Penyeberangan Tondasi–Torobulu, Rute Kasipute Dua Kali Sepekan



