KENDARI (SULTRAAKTUAL.ID) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari yang berlangsung khidmat di Aula Rapat Paripurna DPRD Kendari, Rabu (6/5/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kendari, La Ode Muhammad Inarto, didampingi Wakil Ketua I Rizki Brilian Pagala dan Wakil Ketua II Irmawati. Seluruh anggota DPRD turut hadir bersama Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Sudirman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Kendari, serta berbagai elemen masyarakat.
Mengawali sambutan, Ketua DPRD Kendari La Ode Muhammad Inarto menyampaikan ucapan Dirgahayu Kota Kendari ke-195 kepada seluruh masyarakat.

Ia juga mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan daerah, mulai dari jajaran pemerintah, partai politik, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, pelaku usaha, hingga insan pers.
“Kontribusi seluruh elemen masyarakat telah menciptakan suasana yang kondusif sehingga pembangunan di Kota Kendari dapat berjalan dengan baik sesuai peran masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dinamika pembangunan dan derasnya arus informasi global telah membentuk masyarakat yang semakin kritis dan visioner. Kondisi ini, menurutnya, harus direspons dengan kerja yang lebih cepat, inovatif, dan adaptif oleh pemerintah dan DPRD.
“Masyarakat kini cepat menyerap kemajuan dari daerah lain dan menuntut hal serupa diwujudkan di Kota Kendari. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus berbenah,” katanya.

Lebih lanjut, La Ode Muhammad Inarto mengingatkan pentingnya menggali potensi daerah, baik dari aspek geografis, sumber daya alam, maupun nilai-nilai sosial budaya masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Kota Kendari merupakan daerah yang memiliki keindahan dan potensi besar yang harus dijaga serta dikembangkan secara berkelanjutan.
Memasuki usia ke-195 tahun, Kota Kendari dinilai telah menunjukkan eksistensi melalui berbagai capaian pembangunan. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi dan kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, seperti peningkatan kualitas pelayanan publik, penanganan banjir, pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, serta penanganan berbagai persoalan sosial.
“Pemerintah harus terus melakukan evaluasi dan konsolidasi agar roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar menjelang usia dua abad, Kota Kendari dapat bertransformasi menjadi kota yang lebih maju, nyaman, bersih, hijau, dan tangguh terhadap berbagai tantangan, termasuk bencana banjir. Selain itu, Kendari diharapkan tetap menjadi kota yang berbudaya, religius, dan aman bagi seluruh warganya.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dan fungsi secara maksimal, meliputi fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Ia juga terus mendorong terciptanya kemitraan yang harmonis dengan pemerintah kota demi memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Momentum HUT ke-195 ini semakin istimewa karena Kota Kendari dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan internasional UCLG ASPAC, yakni pertemuan asosiasi pemerintah daerah se-Asia Pasifik. Kegiatan tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap Kota Kendari.
Dia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung suksesnya kegiatan tersebut, sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keindahan kota agar memberikan kesan positif bagi para tamu dari berbagai negara.
“Kepercayaan ini harus kita jaga bersama. Ini adalah kesempatan besar untuk memperkenalkan potensi Kota Kendari ke dunia internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dalam sambutannya memaparkan capaian pembangunan yang berhasil diraih selama tahun 2025, yang juga menandai tahun kedua masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Sudirman.

Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Kendari mencapai 5,16 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 4,23 persen pada 2024 menjadi 4,18 persen pada 2025. Selain itu, gini rasio menurun dari 0,367 menjadi 0,350 yang menunjukkan semakin meratanya distribusi pendapatan masyarakat.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kendari juga mengalami peningkatan signifikan menjadi 86,36 persen, menjadikannya salah satu daerah dengan IPM tertinggi di Indonesia. Pendapatan per kapita masyarakat pun meningkat menjadi Rp85,16 juta per tahun.
Meski demikian, ia mengakui bahwa tingkat pengangguran terbuka mengalami kenaikan menjadi 5,94 persen. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya arus urbanisasi serta pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Kendari.
“Sebagai ibu kota provinsi, Kendari menjadi pusat pertumbuhan yang menarik banyak pendatang. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan lapangan kerja,” jelasnya.
Wali Kota juga menyoroti sejumlah persoalan yang masih dihadapi, seperti pengelolaan sampah, pengendalian banjir, serta penataan wajah kota. Untuk itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya pembenahan, termasuk peningkatan sistem drainase, pengelolaan lingkungan, serta revitalisasi taman dan ruang terbuka hijau.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai tanpa kerja sama seluruh pihak. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, swasta, akademisi, dan media, untuk terus bersinergi dalam membangun Kota Kendari.
“Pembangunan adalah kerja kolektif. Kita harus menyatukan langkah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Terkait pelaksanaan UCLG ASPAC, Wali Kota menyebutkan bahwa kegiatan tersebut akan dihadiri sekitar 250 delegasi dari berbagai negara. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Kendari di kancah internasional, sekaligus menjadi ajang promosi potensi daerah, budaya, dan peluang investasi.
Peringatan HUT ke-195 Kota Kendari ini pun menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan, sekaligus penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan kota yang lebih maju, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

