BERITA

BNN Kota Kendari Sasar Santri dan Santriwati Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Bertekad Wujudkan Generasi Emas Tanpa Narkoba

×

BNN Kota Kendari Sasar Santri dan Santriwati Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Bertekad Wujudkan Generasi Emas Tanpa Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Sosialisasi BNN Kota Kendari di MTs Al Wahdah Islamiyah Kendari dan SMA Al Qur'an Wahdah Islamiyah Kendari, Selasa (21/7/2026).

KENDARI (SULTRAAKTUAL.ID) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari kembali melakukan penyuluhan bahaya narkoba bagi kalangan anak usia dini.

Kali ini, BNN Kota Kendari menyasar kalangan santri dan santriwati MTs Al Wahdah Islamiyah Kendari dan SMA Al Qur’an Wahdah Islamiyah Kendari, Selasa (21/7/2026).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala BNN Kota Kendari, Isamuddin SH MH bersama Ja’far B Aman S. Psi sebagai Penyuluh narkoba Ahli Muda saat membawakan materi “Generasi Emas Indonesia Tanpa Narkoba”.

Dikempatan itu, Kepala BNN Kota Kendari, Isamuddin SH MH mengatakan penyuluhan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan mengenai jenis- jenis narkoba, dampak penyalahgunaan dan resiko hukumnya kepada santri dan santriwati Al Wahdah Islamiyyah.

“BNN Kota Kendari bertekad menumbuhkan sikap tegas untuk menolak setiap ajakan menggunakan narkoba,” tegas Isamuddin.

Dia berharap peserta didik mampu menerapkan 4 prinsip pencegahan narkoba.

“Yaitu jangan pernah mencoba, pilihlah teman bermainmu, teman yang baik pasti mengajak kita untuk berbuat baik, terapkan gaya atau pola hidup sehat dan beribadah yang baik serta mendorong santri dan santriwati untuk menjadi agen perubahan yang aktif menyebarkan informasi dan edukasi anti narkoba dilingkungan keluarga dan masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA :  BNN Kota Kendari Tes Urine Hakim dan Pegawai PTUN, 52 Pegawai Dinyatakan Negatif

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah Kendari, Syarifuddin La Tiga S.Pd M. Pd mengapresiasi penyuluhan yang diadakan oleh BNN Kota Kendari.

“Alhamdulillah tentunya kita berterima kasih atas kedatangan Kepala BNN di sekolah kami. Ini merupakan kebahagian tersendiri bagi kami dimana masalah narkoba ini merupakanmasalah kita bersama,” ungkap Syarifuddin.

Menurutnya, narkoba saat ini menjadi masalah terbesar yang melanda anak-anak remaja tanpa terkecuali bisa menyasar siswa maupun santri.

“Persoalan narkoba tentu menjadi kekhawatiran apabila telah masuk di pondok pesantren maupun di sekolah. Adanya kunjungan ini kami kami berharap santri dan santriwati bisa mendapat manfaat yang besar. Melalui penyuluhan ini bisa mengetahui bagaimana dampak narkoba, pencegahan dan bagaimana menghindarinya,” tambah Syarifuddin.

Kegiatan itu diikuti oleh 389 santri dan santriwati dan 43 orang guru pendamping MTS Al Wahdah Islamiyyah Kendari.



BACA JUGA :  Usai Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Balon Wali Kota Kendari Yudhi-Nirna Ajak Warga Kendari Bersatu Menangkan Pilwali