KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (6/10/2026).
Kali ini, Si Jago Merah melahap perkebunan durian di Desa Ranooha Kecamatan Ranomeeto, Peternakan Kandang Ayam Potong di Desa Puao Kecamatan Angata dan 2 hektar lahan di Desa Anduna Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konsel, Saifuddin Suhri S.Sos.
Saifuddin Suhri mengatakan Damkarmat Konsel ‎menerima laporan Karhutla perkebunan durian. Laporan tersebut kemudian ditindak lanjuti oleh petugas piket dan langsung menuju lokasi kejadian di Desa Ranooha.
‎
‎”‎Langkah-langkah yang telah kita lakukan berupaya melakukan pemadaman lahan dan pemutusan penjalaran api,” ungkap Saifuddin Suhri.

‎Dia mengatakan berkat bantuan TNI dan masyarakat setempat, Damkarmat berhasil melakukan pemadaman dan pemutusan penjalaran api meski lahan seluas 8 hektar telah hangus terbakar.
‎
‎”Perkebunan durian ini milik PT Sabar Ganda. Kerugian dari peristiwa tersebut ditaksir Rp 44 Juta,” sebut Boby sapaan Kepala Dinas Damkarmat.
Di hari yang sama dan tempat yang berbeda, Damkarmat Konsel melalui UPTD Angata menerima laporan Karhutla yang merembet ke peternakan ayam warga di Desa Puao Kecamatan Angata sekitar Pukul 14.52 Wita.

“Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti personel kami dengan melakukan pemadaman lahan dan pemadaman api di kandang ayam potong milik warga. Upaya kami agar api tidak menjalar ke pemukiman warga sekitar,” ungkapnya.
Alhasil, kata Boby, sekitar Pukul 16.20 Wita personel Damkarmat UPTD Angata berhasil menjinakan kobaran api dan berhasil dipadamkan.
“Beberapa unsur yang terlibat yakni Damkarmat UPTD Angata, mobil penyiraman PT Marketindo Selaras, keluarga korban peternakan ayam potong dan masyarakat setempat. Kerugiannya ditaksir Rp 150 juta,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut dia, di Desa Anduna Kecamatan Laeya juga terjadi Karhutla seluas kurang lebih 2 hektar.
Upaya pemadaman dan pemutusan penjalaran api berhasil dilakukan oleh Damkarmat Konsel melalui UPTD Laeya usai menerima laporan warga.
‎

