KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus melakukan upaya pemadaman dan pemutusan penjalaran api akibat tingginya kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Konsel.
Dalam sepekan ini delapan kasus Karhutla diterima Damkarmat Konsel yang langsung ditindak lanjuti dan dilakukan pemadaman serta pemutusan penjalaran api.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Damkarmat Konsel, Saifuddin Suhri S.Sos.
Saifuddin Suhri mengatakan pada Senin 13 Oktober 2026 terjadi peristiwa kebakaran lahan yang berhasil dipadamkan oleh personel Damkarmat UPTD Angata.
Selain personel UPTD Angata, kata Boby sapaan Saifuddin Suhri, juga melibatkan Babinsa Desa Puao dan Personel Polsek Angata.
“Selanjutnya pada Rabu 14 Oktober juga terjadi peristiwa Karhutla di Kecamatan Andoolo seluas 1 hektar yang berhasil di padamkan dan diputuskan penjalaran apinya melalui personel kami,” ungkap Boby.

Sehari berselang, lanjut dia, pada Kamis 15 Oktober Karhutla kembali terjadi di Desa Ngapaaha Kecamatan Tinanggea dengan luasan lahan sekitar 1 hektar.
‎
“UPTD Damkarmat Tinanggea berhasil melakukan pemadaman dan pemutusan penjalaran api,” jelas Boby.
Di hari yang sama, lanjutnya, peristiwa Karhutla juga terjadi di Desa Mata Wolasi Kecamatan Wolasi. Karhutla melanda 12 hektar lahan.

‎Meski cukup menyulitkan, Karhutla berhasil dipadamkan dengan melibatkan Damkarmat Konsel, TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan Wolasi, Redkar Kecamatan Wolasi dan Warga.
‎
‎Masih di hari yang sama, Kamis 15 Oktober 2026, kata dia, Karhutla juga terjadi di Desa Sandey Kecamatan Angata dengan luas Karhutla sekitar 5 hektar.
“Alhamdulillah berhasil dipadamkan dan diputuskan penjalaran apinya,” jelas Boby.

‎Boby bilang, masih di hari yang sama peristiwa Karhutla juga terjadi di Desa Sabulakoa dengan luas lahan sekitar 2 hektar, Desa Pudahoa Kecamatan Mowila dengan luasan Karhutla yang dilanda kebakaran sekitar 2 hektar.
“Sedangkan di hari Jumat 16 Oktober peristiwa Karhutla terjadi di Desa Lambakara Kecamatan Laeya dengan luas lahan sekitar 1 hektar. Beberapa kejadian dalam sepekan ini berhasil di padamkan oleh personel kami dan begitu juga upaya pemutusan penjalarannya,” tandas Boby.
‎

