BERITA

Sepekan, Damkarmat Konsel Terima 8 Kasus Karhutla, Saifuddin Suhri : Personel Terus Siaga Upaya Pemadaman dan Pemutusan Penjalaran Api

×

Sepekan, Damkarmat Konsel Terima 8 Kasus Karhutla, Saifuddin Suhri : Personel Terus Siaga Upaya Pemadaman dan Pemutusan Penjalaran Api

Sebarkan artikel ini
Personel Damkarmat Kabupaten Konawe Selatan terus berupaya melakukan pemadaman dan pemutusan penjalaran api akibat Karhutla yang terjadi di wilayah Kabupaten Konawe Selatan.

KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus melakukan upaya pemadaman dan pemutusan penjalaran api akibat tingginya kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Konsel.

Dalam sepekan ini delapan kasus Karhutla diterima Damkarmat Konsel yang langsung ditindak lanjuti dan dilakukan pemadaman serta pemutusan penjalaran api.

Personel Damkarmat Konsel Melakukan Upaya Berupaya Memadamkan Karhutla dan Pemutusan Penjalaran Api di Andoolo.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Damkarmat Konsel, Saifuddin Suhri S.Sos.

Saifuddin Suhri mengatakan pada Senin 13 Oktober 2026 terjadi peristiwa kebakaran lahan yang berhasil dipadamkan oleh personel Damkarmat UPTD Angata.

Selain personel UPTD Angata, kata Boby sapaan Saifuddin Suhri, juga melibatkan Babinsa Desa Puao dan Personel Polsek Angata.

“Selanjutnya pada Rabu 14 Oktober juga terjadi peristiwa Karhutla di Kecamatan Andoolo seluas 1 hektar yang berhasil di padamkan dan diputuskan penjalaran apinya melalui personel kami,” ungkap Boby.

BACA JUGA :  Turnamen Mini Soccer Kodim Cup I Resmi Dibuka, Dandim : Ajang Silaturahmi dan Junjung Tinggi Sportifitas
Aksi para Personel Damkarmat Konsel melakukan pemadaman dan pemutusan penjalaran api akibat Karhutla.


Sehari berselang, lanjut dia, pada Kamis 15 Oktober Karhutla kembali terjadi di Desa Ngapaaha Kecamatan Tinanggea dengan luasan lahan sekitar 1 hektar.
‎
“UPTD Damkarmat Tinanggea berhasil melakukan pemadaman dan pemutusan penjalaran api,” jelas Boby.

Di hari yang sama, lanjutnya, peristiwa Karhutla juga terjadi di Desa Mata Wolasi Kecamatan Wolasi. Karhutla melanda 12 hektar lahan.

Damkarmat Konsel terus siaga dan menerima laporan Karhutla. Kesigapan Damkarmat terus dilakukan dalam mengatasi Karhutla di Konawe Selatan.


‎Meski cukup menyulitkan, Karhutla berhasil dipadamkan dengan melibatkan Damkarmat Konsel, TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan Wolasi, Redkar Kecamatan Wolasi dan Warga.
‎
‎Masih di hari yang sama, Kamis 15 Oktober 2026, kata dia, Karhutla juga terjadi di Desa Sandey Kecamatan Angata dengan luas Karhutla sekitar 5 hektar.

BACA JUGA :  Dirjen Dukcapil Kunjungi Konsel, Apresiasi Inovasi Pelayanan dan Dorong Integrasi di MPP

“Alhamdulillah berhasil dipadamkan dan diputuskan penjalaran apinya,” jelas Boby.

Tim Damkarmat UPTD Laeya melakukan pemadaman Karhutla yang terjadi di Desa Lambakara.


‎Boby bilang, masih di hari yang sama peristiwa Karhutla juga terjadi di Desa Sabulakoa dengan luas lahan sekitar 2 hektar, Desa Pudahoa Kecamatan Mowila dengan luasan Karhutla yang dilanda kebakaran sekitar 2 hektar.

“Sedangkan di hari Jumat 16 Oktober peristiwa Karhutla terjadi di Desa Lambakara Kecamatan Laeya dengan luas lahan sekitar 1 hektar. Beberapa kejadian dalam sepekan ini berhasil di padamkan oleh personel kami dan begitu juga upaya pemutusan penjalarannya,” tandas Boby.

‎

error: Content is protected !!