KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) memperkuat kelembagaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) agar tidak hanya bergerak di bidang kesehatan, tetapi turut menjadi wadah pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.
Penguatan tersebut dilakukan melalui Workshop Peningkatan dan Penguatan Kelembagaan Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang digelar di Auditorium Kantor Bupati, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Tenggara, Arinta Andi Sumangerukka, Bupati Konsel Irham Kalenggo, Sekda Ichsan Porosi dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Konsel, Nurlita Jaya AS.
Workshop diikuti 336 Ketua Tim Pembina Posyandu Desa, 15 Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan, para koordinator kader serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sultra, Arinta Andi Sumangerukka mengapresiasi komitmen Pemkab Konsel dalam memperkuat peran Posyandu di tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, Posyandu kini mengalami transformasi seiring dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Perannya tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan, tetapi mencakup enam bidang SPM. Keenam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), serta sosial.
“Posyandu tidak lagi sebatas sektor kesehatan, tetapi mencakup enam SPM. Kehadiran kita hari ini untuk memberikan penguatan agar Posyandu benar-benar menjadi wadah pemenuhan hak pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Arinta.
Ia juga menekankan pentingnya Posyandu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan pemerintah. Karena itu, Posyandu diharapkan aktif menyampaikan aspirasi warga sejak proses perencanaan pembangunan melalui Musrenbang hingga penyusunan RKPD desa.
“Dengan begitu, data dan kebutuhan masyarakat di tingkat bawah dapat menjadi dasar dalam penyusunan program kerja OPD,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo menyambut baik dukungan Pemerintah Provinsi Sultra dalam penguatan kelembagaan Posyandu di Konsel. Pemkab Konsel.
kata dia, berkomitmen memperkuat kapasitas kelembagaan dan koordinasi lintas sektor sehingga implementasi 28 sub kegiatan pendukung Posyandu 6 SPM dapat berjalan optimal.
“Harapannya, program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Konawe Selatan,” terangnya.
Melalui workshop tersebut, seluruh Tim Pembina Posyandu desa dan kelurahan diharapkan semakin memahami tata kelola, pengawasan serta koordinasi lintas sektor.
Ketua Tim Pembina Posyandu Konawe Selatan, Nurlita Jaya AS mengatakan penguatan kelembagaan menjadi langkah penting untuk memastikan transformasi Posyandu berjalan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Dengan cakupan layanan yang kini meliputi enam bidang SPM, dibutuhkan koordinasi yang kuat antara kader, pemerintah desa dan kelurahan serta OPD terkait agar pelayanan dasar masyarakat dapat berjalan optimal.
“Posyandu memiliki peran yang semakin luas. Karena itu, kita perlu memperkuat kapasitas kelembagaan dan sinergi lintas sektor agar pelayanan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tutup Nurlita.









