Opini

Kota Kendari Itu di Hilir Bukan di Hulu

×

Kota Kendari Itu di Hilir Bukan di Hulu

Sebarkan artikel ini
Ramaluddin

Oleh : Ramaluddin (Jurnalis)

OPINI (SULTRAAKTUAL.ID) – Peristiwa banjir menjadi topik utama mengisi jejaring media sosial di kalangan masyarakat Kota Lulo.

Tapi ingatlah. Hujan itu berkah, jangan salahkan Tuhan yang menurunkannya. Percayalah di setiap tetesan air hujan ada malaikat yang turun membawa berkah.

Kembalikan pada diri sendiri. Berserah diri pada pencipta. Kita harus sadar, Kota Kendari yang kita cintai berada di hilir bukan di hulu.

Banjir bukan sekedar penanganan, tapi perlu antisipasi. Kebijakan itu amat penting. Utamanya menjaga ekosistem alami yang kian terkikis.

Dulu, Kota Lulo hampir menjadi Kota Ruko. Sekarang terkepung dengan “perumahan”, sebelum akhirnya dikepung banjir.

Ini bukan soal sebab akibat. Tapi soal bagaimana bersikap dan menyikapi. Hutan dan gunung yang tadinya penyangga, habis terkikis menjadi gundul.

Sekali lagi, Kota Kendari Bukan di Hulu tapi di Hilir. Kita butuhkan antisipasi. Belakangan pemulihan.

Sebab, hujan dan banjir bukan saja datang kemarin. Bisa saja hari ini, besok, lusa, pekan depan, bulan depan atau mgkin tahun depan.

Penanganan pasca banjir itu yang sudah terjadi. Kita butuhkan kolaborasi lintas sektor untuk antisipasi. Ini belum terlambat. Meski alih fungsi lahan di Kota Kendari marak terjadi.

Diskusi dengan kawan menyikapi, memang banjir karena curah hujan tinggi. Tapi itu alamiah.

Faktor utama karena alih fungsi lahan yang semakin marak. Banyak aliran-aliran sungai tersumbat.

Banyak kawasan hutan di perbatasan Kota Kendari statusnya turun. Diolah dan digunduli. Hingga penyangga air kini lenyap.

Belum lagi pembangunan kawasan perumahan yang melakukan penimbunan dan mematikan fungsi sungai-sungai kecil.

Kita harus sadar Kota Kendari ada di Hilir, bukan di Hulu. Muara sungai itu di Kota Kendari.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara harus bisa bersikap. Mendudukan persoalan ini di lintas wilayah.

Misalkan, Kota Kendari, Konawe Selatan, Konawe dan Konawe Utara, karena empat wilayah ini saling berbatasan.

BACA JUGA :  Wujudkan Ketahanan Pangan, Ketua Komisi III DPRD Kendari Dukung Program 'Kendari Berkebun'

Opini

Oleh : Mahidin (Jurnalis/Penulis) OPINI (SULTRAAKTUAL.ID) – Hujan belum juga reda pada Minggu, 10/5/2026. Hampir…

error: Content is protected !!