KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) kini berbenah melakukan upaya dan optimalisasi pengembangan sejumlah objek wisata yang dapat menarik pengunjung.
Utamanya dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata di Konawe Selatan.
Langkah itu mendapat dukungan dan apresiasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Konawe Selatan, Hamrin S.Kom M.Ap.

Menurut Hamrin, DPRD Kabupaten Konawe Selatan siap mensuport langkah Dinas Pariwisata dalam upaya pengembangan potensi sektor-sektor pariwisata yang ada di Konsel.
“Tentu kita sangat mendukung, karena kita berharap dari sektor pariwisata dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” ungkap Hamrin kepada media.
Menurutnya, saat ini daerah dituntut untuk lebih kreatif untuk menggali potensi yang dapat memberikan sumber pendapatan bagi daerah itu sendiri, salah satunya sektor pariwisata.
Seperti halnya, lanjut politisi Partai Golkar Konsel ini, keberadaan destinasi wisata Pulau Lara yang terletak di Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara. Pengembangan objek wisata Pulau Lara perlu dibenahi oleh Dinas Pariwisata.

“Pulau Lara ini jarak dari Kota Kendari hanya 20-30meni saja. Potensi wisatanya luar biasa. Kita bagaimana berupaya agar wisata di Konsel memberikan kesan terbaik bagi pengunjung dengan pendekatan pengembangan objek wisatanya termaksud sarana dan prasarana,” papar Hamrin.
InsyaAllah, tambah Hamrin, dari Dinas Pariwisata bisa berkolaborasi untuk mendorong potensi wisata Pulau Lara.
“Kami DPRD siap mendukung langkah itu agar potensi wisata ini dapat berkembang, kalau perlu dengan usaha ekonomi kreatif untuk pemberdayaan masyarakat sekitar,” jelas Hamrin.
Langkah awal untuk mendorong dan membantu penataan untuk pendapatan daerah, putra asli moramo ini merogoh biaya dari saku pribadinya untuk pembuatan Pos Retribusi.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Konsel, Hj Arni SE menyambut baik dorongan dan dukungan lembaga legislatif dalam membantu pengembangan Pulau Lara di Desa Wawatu.
Menurut Hj Arni, Pulau Lara salah satu destinasi wisata yang sangat strategis. Utamanya akses yang dekat dari Kota Kendari.
“Pulau Lara ini dekat dengan Kota Kendari. Jadi memiliki potensi menarik pengunjung dari luar Kabupaten Konsel,” ungkap Hj Arni.
Kata dia, selain potensi objek destinasinya yang menarik pengembangan Pulau Lara diharapkan dapat memberikan sumbangsih PAD.
“Selama ini kan fokusnya objek wisata Air Terjun Moramo. Nah, untuk menambah pendapatan daerah kita maka perlu pengembangan objek wisata lain yang dapat membantu mendongkrak PAD,” jelas Hj Arni.

Pulau Lara terletak di Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara yang menghadap langsung ke daratan Konawe Selatan, perairannya sangat tenang, bebas dari arus deras dan ombak besar
Kondisi air yang tenang menjadikan Pulau Lara sangat ideal untuk snorkeling maupun belajar menyelam bagi pemula.
Di Pulau Lara pengunjung akan dimanjakan dengan keberadaan terumbu karang yang sangat cocok untuk peminat snorkeling.
Pasir pantai di Pulau Lara berbeda dari kebanyakan pantai lain karena memiliki butiran yang lebih besar dengan warna cokelat keemasan yang alami serta eksotis dan memiliki halaman pantai yang cukup luas.
Pulau kecil tak berpenghuni ini sangat cocok bagi wisatawan yang mencari suasana privat jauh dari keramaian.

