KENDARI (SULTRAAKTUAL.ID) – Pencegahan penyalahgunaan narkotika terus diperkuat Badan Narkotika Nasional Kota Kendari dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Salah satunya melalui Unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Tepule di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.
Penguatan tersebut dilakukan melalui Pendampingan Rapat Sosialisasi Tahap I Program IBM sekaligus Sosialisasi Bahaya Narkoba, yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Watulondo, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat peran Agen Pemulihan (AP) dalam menjalankan program IBM serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya dan dampak penyalahgunaan narkotika.
Dalam pendampingan tersebut, BNN Kota Kendari membantu Tim AP menyusun rencana kerja sekaligus memperkenalkan tugas dan fungsi Agen Pemulihan kepada masyarakat. Sebanyak 15 peserta mengikuti kegiatan yang melibatkan Tim AP dan warga masyarakat RT 02/RW 01 Kelurahan Watulondo.
Pendampingan dilaksanakan oleh Saiful Sikota, S.KM., Alfrida Alik L., S.KM., Muh. Masykur, S.Psi., dan Diah Ruswita Sari, S.Gz. Melalui IBM Tepule, masyarakat didorong tidak hanya menjadi sasaran edukasi, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang memiliki kepedulian dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika.
Sosialisasi juga menjadi ruang bagi BNN Kota Kendari untuk memberikan edukasi mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat dukungan warga terhadap pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat semakin mengenal program kerja IBM serta memahami keberadaan dan peran Tim Agen Pemulihan di lingkungan Kelurahan Watulondo.
BNN Kota Kendari menegaskan bahwa keberhasilan P4GN membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Melalui IBM Tepule, sinergi antara Agen Pemulihan dan warga diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan serta mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dari masyarakat.

