KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Badan Narkotika Nasional Kota Kendari memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Penguatan koordinasi tersebut turut membahas layanan Tim Asesmen Terpadu (TAT) di wilayah Konawe Selatan. Koordinasi kelembagaan itu berlangsung di Kantor Bupati Konawe Selatan, awal pekan kemarin.
Kepala BNN Kota Kendari, Isamuddin SH MH bersama staf diterima langsung Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo S.Sos M.Si Wakil Bupati Konawe Selatan, H Wahyu Ade Pratama Imran SH MH, Sekretaris Daerah Konawe Selatan H Ichsan Porosi ST M.Tp dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Konawe Selatan, Saribana.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Konawe Selatan.
Isamuddin menyampaikan sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama dalam upaya P4GN di Konawe Selatan. Salah satunya berkaitan dengan karakteristik wilayah Konawe Selatan yang cukup luas serta perkembangan kawasan industri pertambangan yang dinilai membutuhkan perhatian dan sinergi lintas sektor.
“Dibutuhkan sinergitas dari semua pihak, terutama Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan,” kata Isamuddin dalam pertemuan tersebut.
Menurutnya, upaya menghadapi ancaman narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BNN, aparat penegak hukum, serta berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk memperkuat pencegahan sekaligus penanganan permasalahan narkotika.
BNN Kota Kendari juga mendorong penguatan komitmen pemerintah daerah melalui dukungan kebijakan dan anggaran, baik dalam aspek pencegahan, rehabilitasi maupun pemberantasan.
Selain membahas langkah P4GN secara umum, koordinasi tersebut turut menyoroti layanan Tim Asesmen Terpadu (TAT). Penguatan koordinasi terkait TAT diharapkan dapat mendukung penanganan permasalahan penyalahgunaan narkotika secara lebih terpadu dengan melibatkan unsur dan kewenangan masing-masing lembaga sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui koordinasi tersebut, BNN Kota Kendari dan Pemkab Konawe Selatan diharapkan memiliki pemahaman dan komunikasi yang semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan layanan serta program P4GN di wilayah Konawe Selatan.
Sementara itu Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan untuk memperkuat sinergi dengan BNN Kota Kendari. Komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan akan terus didorong untuk mendukung program P4GN di Kabupaten Konawe Selatan.
Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, sehat, produktif, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.

