JAKARTA (SULTRAAKTUAL.ID) – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan bersama DPRD Konawe Selatan melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Senin (11/5/2026).
Kunjungan itu untuk membahas penanganan persoalan blank spot internet di wilayah Kabupaten Konawe Selatan.
Rombongan Pemerintah Daerah dan DPRD diterima langsung oleh Plt Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah, Sudarmanto.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo S.Sos M.Si hadir bersama Ketua DPRD Konsel Hamrin, S.Kom M.AP, Wakil Ketua DPRD Hj Yuli Yati, didampingi Kepala Dinas Kominfo Konsel Drs. Annas Mas’ud serta sejumlah anggota DPRD.
Irham Kalenggo mengatakan persoalan keterbatasan akses internet masih menjadi kendala serius di berbagai wilayah Konawe Selatan.
Bahkan, lanjut Irham jaringan internet sudah sulit diakses hanya beberapa kilometer dari pusat pemerintahan daerah.
“Persoalan blank spot internet ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sekitar dua kilometer saja dari Kantor Bupati, akses internet sudah tidak ada. Kondisi ini tentu sangat menghambat pelayanan publik dan aktivitas masyarakat,” ujar Irham Kalenggo di hadapan pihak BAKTI Komdigi.
Ia menuturkan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan sangat berharap dukungan dari pemerintah pusat melalui BAKTI Komdigi agar permasalahan jaringan internet di seluruh kecamatan dapat segera teratasi.
“Kami berharap adanya bantuan dan dukungan dari Kementerian Komdigi melalui BAKTI untuk menuntaskan persoalan blank spot internet di Konawe Selatan sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati akses telekomunikasi yang layak,” harap Irham.
Di tempat yang sama, Plt Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah BAKTI Komdigi, Sudarmanto menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dan DPRD.
Sudarmanto mengatakan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan perlu segera menyampaikan permohonan resmi agar proses penanganan blank spot dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak BAKTI Komdigi.
“Pemerintah kabupaten perlu segera menyampaikan permohonan resmi agar BAKTI Komdigi dapat segera menindaklanjuti dan mengatasi persoalan internet di wilayah Konawe Selatan,” ungkap Sudarmanto.
Ia menjelaskan sejauh ini telah membangun jaringan internet di dua titik wilayah Kecamatan Laonti dengan kapasitas masing-masing sebesar 10 Mbps.
“Kami sebelumnya sudah membangun jaringan internet di dua titik wilayah Laonti dengan kapasitas 10 Mbps. Ke depan tentu akan kami lihat kembali kebutuhan dan usulan daerah,” jelasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan pemerataan akses telekomunikasi di Konawe Selatan, terutama di wilayah-wilayah yang hingga kini masih mengalami keterbatasan jaringan internet.
Pemda dan DPRD Dorong Pemerataan Akses Internet di Konawe Selatan









