KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Konawe Selatan dimeriahkan dengan semarak kegiatan Pawai Budaya yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (29/4/2026).
Ribuan peserta Pawai Budaya membanjiri Ibu Kota Andoolo di Kelurahan Potoro. Meski kegiatan tersebut sempat diguyur hujan, namun semangat kebersamaan, antusias dan rasa syukur dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Konawe Selatan tak terelakan.
Dipanggung kehormatan Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo S.Sos M.Si, Wakil Bupati, Wahyu Ade Pratama Imran SH, Ketua Tim Penggerak (TP)-PKK, Nurlita Jaya AS S.Sos M.Kes, Wakil Ketua TP-PKK, dr Rizki Rahmadani Ahmad, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menyambut barisan defile peserta Pawai Budaya.

Dengan penuh antusias mereka menggelorakan yel-yel, atraksi, tarian, lambaian tangan para peserta ke panggung penghormatan sebagai bentuk semangat dalam kegiatan Pawai Budaya.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo S.Sos M.Si turut memberikan respon dengan senyuman maupun lambaian tangan dalam menyambut penghormatan peserta defile.
Pawai Budaya HUT ke-23 Kabupaten Konawe Selatan juga menggambarkan ciri khas Kabupaten Konawe Selatan yang multietnis. Hal itu terlihat dengan berbagai pakaian adat berbagai suku yang dipakai oleh para peserta pawai.

Ketua Panitia Pawai Budaya, Syaiful Akbar Kalenggo mengatakan kegiatan Pawai Budaya diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 25 kecamatan, mahasiswa, Organisasi Masyarakat (Ormas) dengan total 69 barisan peserta.
“Diperkirakan jumlah peserta Pawai Budaya sekitar 6.000 peserta,” ungkap Syaiful Akbar Kalenggo yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Konawe Selatan.
Menurut, Syaiful, Pawai Budaya bukan sekedar seremoni perayaan HUT Konsel ke-23, tetapi sarana dalam mempererat persatuan ditengah keberagaman adat, budaya di Konsel yang multikultur.
“Pawai Budaya ini bukan sekedar seremonial, tetapi gambaran bahwa Konsel merupakan Indonesia Mini. Seluruh suku, budaya turut terwakili dalam Pawai Budaya,” ujar Syaiful.

Syaiful mengatakan adanya Pawai Budaya diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjajakan jajanan maupun kuliner.
“Kami berharap kegiatan seperti ini semakin baik kedepannya,” ungkap Syaiful.
Pawai Budaya HUT Konsel ke-23 menjadi komitmen Pemerintah Daerah untuk terus menjaga dan melestarikan budaya, perekat persatuan dan kesatuan ditengah keberagaman
Serta mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.









