KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Dalam sepekan intensitas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Konawe Selatan terus meningkat.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dibantu personel kepolisian dan TNI terus berjibaku berupaya melakukan pemadaman Karhutla.
Kepala Dinas Damkarmat Konsel, Saifuddin Suhri S.Sos menuturkan dampak kekeringan intensitas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kian melonjak di Kabupaten Konawe Selatan.

Menurutnya, dalam sepekan terjadi tiga sampai lima kasus Karhutla terjadi Konawe Selatan akhir-akhir ini.
Kata Boby sapaannya Damkarmat tak henti-hentinya menerima laporan Karhutla yang terjadi dari masyarakat.
Meski intensitas Karhutla kian meningkat, kata Boby, pihaknya terus berupaya melakukan pemutusan dan penjalaran Karhutla agar tidak membesar.

“Kita juga menempatkan personel Damkarmat untuk selalu siaga melakukan pemadaman,” ungkap Boby.
Data Damkarmat Konawe Selatan, pekan terakhir di Bulan September Karhutla terjadi di Desa Puosu Jaya Kecamatan Konda seluas 1 hektar, Kelurahan Konda Kecamatan Konda Karhutla terjadi seluas 5 hektar, di Desa Wawonggura Kecamatan Palangga Karhutla terjadi seluas 1 hektar, di Desa Onewila Kecamatan Ranomeeto Karhutla terjadi seluas 1/2 hektar, di Desa Ngapaaha Kecamatan Tinanggea kembali terjadi Karhutla seluas 5 hektar.

Upaya siaga pun terus dilakukan Damkarmat dibantu TNI dan Polri dalam melakukan upaya pemadaman dan pemutusan penjalaran api.
“Kami terus mengimbau dan berharap masyarakat untuk tidak membuang benda-benda yang dapat memicu percikan api. Kita juga berharap masyarakat tidak sengaja melakukan pembakaran Karhutla karena saat ini musim kemarau yang dapat menimbulkan kobaran api kian membesar,” imbau Boby.
‎

