MUNA BARAT (SULTRAAKTUAL.ID)– Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 menjadi panggung penghargaan bagi dedikasi dan kerja keras aparatur di lingkungan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Di tengah semangat memperkuat persatuan dan pengabdian kepada bangsa, Kantor Pertanahan Muna Barat memberikan piagam penghargaan kepada dua pegawai senior, Komang Meta dan Ibu Aisyah, yang dinilai telah menunjukkan dedikasi melalui pelayanan selama 24 jam.
Tak hanya itu, apresiasi juga diberikan kepada 37 pegawai yang berhasil menyelesaikan 4.063 bidang tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebelum akhir tahun 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan pertanahan sekaligus memenuhi target pekerjaan yang telah ditetapkan.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat, Romandhona Setyawan, mengatakan pemberian penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap pegawai yang bekerja dengan baik, menunjukkan dedikasi, serta mampu mencapai target sebelum batas waktu yang ditentukan.
Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan ribuan bidang tanah tidak terlepas dari kerja sama, kedisiplinan, dan komitmen seluruh jajaran dalam menuntaskan tanggung jawab pekerjaan.
“Ini sebagai bentuk apresiasi terhadap pegawai yang bekerja dengan baik dan berhasil mencapai target sebelum waktunya,” ujar Romandhona Setyawan, Rabu (28/10/2026).

Penghargaan kepada Komang Meta dan Ibu Aisyah menjadi salah satu bagian penting dalam momentum tersebut. Keduanya mendapat pengakuan atas dedikasi pelayanan selama 24 jam, sebuah bentuk pengabdian yang mendapat perhatian dari pimpinan Kantor Pertanahan Muna Barat.
”Dalam pelayanan publik, komitmen dan kesediaan memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi unsur penting untuk menjaga kepercayaan terhadap institusi pemerintah,” tambahnya.
Apresiasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari pencapaian angka dan target pekerjaan, tetapi juga dari dedikasi sumber daya manusia yang menjalankan pelayanan sehari-hari.
Di sisi lain, keberhasilan 37 pegawai menyelesaikan 4.063 bidang tanah melalui program PTSL menjadi capaian yang mendapat perhatian khusus.
”Program PTSL merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas pendaftaran tanah dan memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat,” tambahnya.
Capaian tersebut juga memperlihatkan pentingnya koordinasi dan kerja kolektif dalam menyelesaikan pekerjaan pertanahan yang melibatkan proses administrasi, pengumpulan data, serta tahapan teknis sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi masyarakat, percepatan penyelesaian PTSL diharapkan dapat mendukung kepastian hukum atas tanah serta memberikan manfaat bagi pengelolaan aset dan pemanfaatan tanah secara lebih tertib.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai perjuangan, tanggung jawab, dan semangat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
”Dalam konteks pelayanan pertanahan, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui profesionalisme, kedisiplinan, integritas, serta kesungguhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Pemberian piagam penghargaan kepada pegawai senior dan 37 pegawai yang menyelesaikan target PTSL menjadi bentuk dorongan agar semangat kerja dan kolaborasi terus dipertahankan.
Romandhona berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan menyelesaikan setiap tanggung jawab dengan baik.
Melalui momentum Sumpah Pemuda, Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat menegaskan pentingnya menempatkan pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun bangsa. Sebab, pelayanan publik yang baik tidak hanya lahir dari kebijakan dan target, tetapi juga dari dedikasi orang-orang yang bekerja untuk mewujudkannya.

