KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Unggul Garuda, Dian Anggraeni S.Pd M.Pd menjelaskan standar penilaian bagi siswa baru yang hendak masuk di Sekolah Unggul Garuda.
Ia mengatakan untuk standar akademik penjaringan berdasarkan seleksi nilai rapor para siswa pada jenjang akhir semester.
“Minimal nilai rapor itu rata-rata 85 dari semester satu sampai empat untuk mata pelajaran unggulan, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA,” ungkap Dian Anggraeni.
Dia mengatakan untuk ajaran tahun 2026 total siswa yang berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 13 orang dari 75 siswa yang terjaring. Tiga siswa berasal dari Kabupaten Konawe Selatan dan 10 siswa berasal dari wilayah Sultra seperti Kota Kendari, Bau-Bau, Kolaka, dan Bombana.
“Selebihnya berasal dari luar Sultra dengan hasil seleksi nasional,” sebut Dian Anggreani.
Kata dia, setiap tahunnya SMA Unggul Garuda menargetkan sebanyak 160 siswa. Terdiri dari 8 kelas dengan 20 siswa per kelas.
“Semoga di tahun ajaran baru kedepan 160 siswa dapat tercapai dengan banyaknya pendaftar serta kualitas dan talenta-talenta unggul yang terjaring lebih awal,” ujar Dian Anggraeni.
Sementara lanjut dia, kurikulum yang diterapkan di SMA Unggul Garuda berbasis kurikulum nasional, kurikulum berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), kurikulum pengayaan global dan kurikulum keasramaan.
“Tujuan SMA Unggul Garuda menghasilkan talenta unggul yang bersainy global di bidang STEM,” jelasnya.
SMA Unggul Garuda adalah satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan menengah atas yang menyelenggarakan pendidikan khusus dalam rangka mempersiapkan lulusan dengan kompetensi unggul berdaya saing global di bidang sains dan teknologi serta mampu melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia.

