DAERAH

‎Ali Basa Buka Uji Kompetensi 30 Pejabat Eselon II Muna Barat, Hasil Evaluasi Jadi Dasar Rotasi dan Mutasi‎

×

‎Ali Basa Buka Uji Kompetensi 30 Pejabat Eselon II Muna Barat, Hasil Evaluasi Jadi Dasar Rotasi dan Mutasi‎

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Muna Barat, Ali Basa Membuka Uji Kompetensi 30 Pejabat Eselon II Muna Barat, Sabtu (7/11/2026).

‎MUNA BARAT (SULTRAAKTUAL.ID) – Pemerintah Kabupaten Muna Barat mulai melakukan evaluasi terhadap kompetensi dan kinerja pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP). Sebanyak 30 pejabat eselon II mengikuti Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemkab Muna Barat Tahun 2026.
‎
‎Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Muna Barat, Drs. Ali Basa M.Si, Sabtu (7/11/2026).
‎
‎Dalam sambutannya, Ali Basa menegaskan uji kompetensi bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan instrumen strategis untuk mengukur kesesuaian kemampuan manajerial, teknis, dan sosial kultural pejabat dengan tanggung jawab jabatan yang diemban.
‎
‎Menurutnya, pejabat pimpinan tinggi pratama memiliki posisi penting dalam menggerakkan roda pemerintahan, menentukan kebijakan teknis, serta menjadi teladan bagi aparatur sipil negara (ASN) di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
‎
‎”Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan prinsip the right man on the right place, yakni menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat,” kata Ali Basa.

BACA JUGA :  LM Rajiun Tumada Bidik Delapan Nama Calon Wakil di Pilkada Muna
Sekretaris Daerah Muna Barat, Ibrahim Rasimu (Tengah) didampingi salah satu tim asesor Provinsi Sulawesi tenggara usai membuka kegiatan.


‎‎Ia menjelaskan, hasil uji kompetensi dan evaluasi kinerja nantinya menjadi salah satu dasar objektif bagi Bupati Muna Barat selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam mengambil kebijakan pembinaan dan penataan jabatan, termasuk rotasi maupun mutasi pejabat.
‎
‎Karena itu, Ali Basa meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pengujian secara serius dan penuh tanggung jawab. Ia juga mendorong para pejabat menunjukkan kemampuan terbaik, gagasan kreatif, inovasi, serta program unggulan yang dapat mendukung percepatan pembangunan daerah.
‎
‎”Pejabat harus mampu menunjukkan kapasitas, integritas, dan inovasi. Kita membutuhkan birokrasi yang profesional dan mampu menjawab tantangan pembangunan serta kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
‎
‎Pelaksanaan uji kompetensi tersebut melibatkan lima orang tim asesor yang diketuai Sekretaris Daerah Muna Barat, Drs. Ibrahim Rasimu, M.Si.
‎
‎Empat anggota tim asesor lainnya yakni Mukhtar, S.Pd., M.Sc., Dr. Syahbudin, S.H., M.Hum., Dr. La Sensu, S.H., M.H., dan Dr. Abdul Halim Momo, S.Pd., M.Si.
‎
‎Kepada tim asesor, Ali Basa berharap seluruh proses penilaian dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, hasil evaluasi benar-benar mencerminkan kapasitas dan kompetensi masing-masing pejabat.
‎
‎Ia menambahkan, Pemkab Muna Barat membutuhkan jajaran pimpinan perangkat daerah yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta mampu melahirkan terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
‎
‎Pembukaan kegiatan ditandai dengan pernyataan resmi Wakil Bupati Ali Basa yang menyatakan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Muna Barat Tahun 2026 resmi dibuka.
‎
‎Melalui evaluasi tersebut, Pemkab Muna Barat diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan setiap jabatan strategis diisi oleh pejabat yang memiliki kompetensi dan kinerja sesuai kebutuhan organisasi.
‎

BACA JUGA :  Bawaslu Jadwalkan Periksa Plt Bupati Muna, Bahrun Labuta
error: Content is protected !!