BERITA

Alami Kekeringan Lahan, Petani Jagung Pakan di Desa Ambololi Konawe Selatan Gagal Panen

×

Alami Kekeringan Lahan, Petani Jagung Pakan di Desa Ambololi Konawe Selatan Gagal Panen

Sebarkan artikel ini
Lahan Pertanian Petani Jagung Pakan di Desa Ambololi Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan alami kekeringan dan gagal panen.

KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Sejumlah petani jagung pakan di Desa Ambololi Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mengalami gagal panen akibat cuaca panas ekstrem dan kekeringan yang berkepanjangan.

Tanaman jagung pakan yang sudah memasuki masa pembungaan mengering dan mati akibat cuaca panas dan kekeringan ladang.

Musran, petani jagung pakan di Desa Ambololi mengatakan tanaman jagungnya seluas kurang lebih 1 hektar dipastikan gagal panen.

“Jagung saya sudah kering semua. Daunnya menguning, buahnya tidak berisi. Sudah hampir 2 bulan tidak hujan. Kami rugi besar, modal bibit dan pupuk sudah habis,” keluhnya.

BACA JUGA :  Rundown Acara Penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan

Senada dengan itu, Sulhan juga mengaku mengalami nasib serupa. Ia menyebut kegagalan panen kali ini adalah yang paling parah dalam beberapa kali penanaman tahun terakhir.

“Jadi untuk panen kali ini sudah kami pastikan gagal panen,” katanya.

Untuk cuaca panas kali ini sumber air yang ada seperti sumur warga juga mulai mengering. Kami berharap ada langkah pemerintah atau tindakan yang di lakukan melihat kondisi ini.

Musran dan Sulhan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, khususnya Dinas Pertanian Konsel untuk segera membangun bendungan kecil atau embung penampung air guna membantu para petani.

BACA JUGA :  Rakor Musprov Kadin Sultra di Rangkaikan Sosialiasi Bahaya Narkotika

Menurut mereka, pembangunan bendungan sangat mendesak untuk menyelamatkan pertanian warga, terutama di musim kemarau. Selain itu bisa dimanfaatkan oleh petani yang lain dalam menanam tanaman jangka pendek lainnya.

“Kami berharap pemerintah bisa turun melihat langsung kondisi petani. Kami butuh bendungan penampung air hujan, atau Pembangunan Sumur bor kapasitas besar supaya musim kemarau begini kami masih bisa siram jagung. Kalau begini terus kami mau makan apa,” harap Sulhan.

Para petani berharap aspirasi mereka segera di dengar dan ditindaklanjuti sebelum musim tanam berikutnya tiba.

error: Content is protected !!