BERITA

Wiratama Civil Society Sultra Gelar Bedah Buku ‘Mengawal Merah Putih’

×

Wiratama Civil Society Sultra Gelar Bedah Buku ‘Mengawal Merah Putih’

Sebarkan artikel ini
Wiratama Civil Society (CS) Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Ngopi dan Bincang Buku “Mengawal Merah Putih”.

KENDARI (SULTRAAKTUAL.ID) — Wiratama Civil Society (CS) Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Ngopi dan Bincang Buku “Mengawal Merah Putih” di Konoki Coffee Kota Kendari, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini menjadi agenda perdana Wiratama CS di Sulawesi Tenggara.

Sebagai organisasi masyarakat sipil, Wiratama CS menghadirkan ruang diskusi terbuka yang diikuti oleh pemuda, mahasiswa, politisi, serta akademisi dari berbagai daerah, mulai dari Kota Kendari, Konawe Selatan, hingga Kolaka Utara.

Pegiat civil society Sulawesi Tenggara, Drs H Abdul Halik, hadir sebagai pembicara utama.

Dalam pemaparannya, Halik menegaskan bahwa dunia civil society memberikan ruang luas bagi setiap individu untuk berperan sesuai dengan kapasitas dan keahliannya masing-masing.

“Dalam dunia civil society, kita semua memiliki ruang terbuka untuk mengambil peran sesuai skill dan kemampuan. Saya sendiri sejak 1993 fokus pada isu lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta mengawal hak rakyat atas tanah mereka,” tuturnya.

Halik yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PBB DPRD Sulawesi Tenggara berharap kehadiran Wiratama CS dapat menjadi episentrum baru bagi gerakan pemuda dan mahasiswa di Sultra.

“Ide dan gagasan adalah modal awal sebelum melakukan kerja-kerja kemasyarakatan. Sebagai wakil rakyat, saya siap memfasilitasi jika ada usulan atau program yang bisa dikolaborasikan demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Abdul Malik, salah satu narasumber yang membedah buku dari sudut pandang akademis, menilai bahwa buku Mengawal Merah Putih menyajikan proses empiris yang kaya.

“Buku ini merekam pengalaman langsung Budi Heru Hartono sebagai pejabat negara dalam mengelola sistem administrasi pemerintahan, protokol kenegaraan, hingga acara nasional. Proses tersebut menuntut kemapanan berpikir dan bersikap dalam mengambil keputusan, serta kemampuan mengelola dinamika kelompok dengan latar belakang yang beragam,” paparnya.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara itu juga menekankan bahwa buku tersebut menawarkan pemahaman nasionalisme yang lebih substantif.

“Nasionalisme dalam buku ini tidak dimaknai secara seremonial semata. Keterlibatan dan peran nyata, sekecil apa pun, merupakan bentuk konkret dari cinta terhadap bangsa,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan, Akbar Setiawan, Koordinator Wiratama CS Sulawesi Tenggara, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berkembang di Bumi Anoa.

“Kami berkomitmen membesarkan Wiratama CS di Sulawesi Tenggara. Setelah agenda bincang buku ini, akan dilanjutkan dengan konsolidasi internal sambil menunggu arahan dari Pengurus Pusat Wiratama CS,” tegasnya.

BACA JUGA :  AJP Buka Turnamen Futsal KONI Cup II Konawe Selatan
error: Content is protected !!