JAKARTA (SULTRAAKTUAL.ID) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto bersama Wali Kota Kendari Siska Karina Imran melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (RI) Ni Luh Puspa, di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (8/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas dukungan Kementerian Pariwisata terhadap pelaksanaan UCLG ASPAC dan Asia Pacific Forum 2026 yang akan digelar di Kota Kendari pada 7–9 Mei 2026, mengusung tema “Memajukan Pariwisata Berkelanjutan untuk Masa Depan Tangguh dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif.”

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran secara resmi mengundang Menteri Pariwisata melalui Wakil Menteri untuk hadir sebagai pembicara dalam forum internasional yang akan dihadiri para kepala daerah se-Asia Pasifik tersebut.
“Melalui forum ini, kami ingin memperkuat posisi Kota Kendari sebagai bagian dari jejaring kota dunia sekaligus mendorong pariwisata berkelanjutan yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota menambahkan, kehadiran Kementerian Pariwisata sebagai pembicara akan menjadi penguat substansi forum sekaligus memperkaya perspektif kebijakan nasional dalam pengembangan pariwisata daerah.
“Kami berharap Kementerian Pariwisata dapat hadir dan berbagi strategi serta pengalaman dalam mendorong pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kendari, La Ode Muhammad Inarto turut menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dukungan DPRD, menurutnya, akan difokuskan pada penguatan kebijakan dan penganggaran guna memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan dapat terpenuhi dengan optimal.
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menyambut baik undangan tersebut dan menyatakan dukungan Kementerian Pariwisata untuk berpartisipasi secara maksimal.
“Kami menyambut positif pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 di Kendari. Ini momentum penting untuk menunjukkan potensi daerah sekaligus memperkuat kolaborasi antar kota di kawasan Asia Pasifik,” ujarnya.

Wamen Ni Luh juga mendorong Pemerintah Kota Kendari untuk menjajaki agenda tambahan berupa kunjungan peserta ke desa atau kelurahan wisata di Kota Kendari.
“Jika memungkinkan, peserta bisa diajak langsung mengunjungi desa atau kelurahan wisata. Ini akan menjadi pengalaman nyata tentang praktik pariwisata berkelanjutan di daerah,” tambahnya.
Dalam audiensi tersebut, Wakil Menteri didampingi oleh Vinsensius Jemadu selaku Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) bersama sejumlah asisten deputi.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Kendari di dampingi Danlanal Kendari, Kepala Bappeda Kota Kendari, dan Direktur Utama PDAM Kota Kendari.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan UCLG ASPAC 2026 di Kota Kendari.

