BERITA

Rakor TPPS IV Diharap Kuatkan Kolaborasi Lintas Sektor Menuju Konsel SETARA

×

Rakor TPPS IV Diharap Kuatkan Kolaborasi Lintas Sektor Menuju Konsel SETARA

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPA) IV tingkat Kabupaten Konawe Selatan, Rabu, 17 Desember 2025.

KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) IV tingkat Kabupaten Konawe Selatan, Rabu, 17 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Konawe Selatan dan dibuka langsung oleh Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo S.Sos M.Si.

Dikesempatan itu, Bupati Konsel, Irham Kalenggo S.Sos M.Si mengatakan pencegahan dan penurunan stunting merupakan salah satu program pemerintah daerah yang tertuang RPJMD Konsel.

Kata Irham, pencegahan dan penurunan Slstunting menjadi pondasi dan modal utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Konsel.

Agar mencapai target, kata Irham, pencegahan dan penurunan stunting harus kerja dikerjakan secara kolaboratif semua stakeholder, berbasis data utamanya keluarga yang berisiko stunting.

Irham berharap peran camat, desa bahkan PPPK Paruh Waktu di kecamatan dapat terlebih sebagai informan pemerintah daerah.

“Kita berharap mereka dapat berkontribusi memberikan informasi dalam intervensi stunting,” sambut Irham.

Menurutnya, camat dan kepala desa harus menjadi ujung tombak setiap keluarga yang berisiko stunting dan penanganannya harus maksimal guna mendapat pendampingan.

“Ini kalau kita libatkan mulai dari pendamping, aparatur dan masyarakat dan dengan banyaknya instrumen yang terlibat saya kira tidak ada yang terlewatkan,” ungkap Irham.

Sementata itu, jalannya Rakor dipandu langsung Kepala Dinas DPPKB Konawe Selatan, dr. H. Boni Lambang Pramana itu dihadiri oleh perwakilan DPMD, Bappeda, Dinas Kesehatan, Baznas, para camat, lurah, kepala puskesmas, penyuluh KB serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kepala DPPKB Konawe Selatan, dr H Boni Lambang Pramana M.Kes mengatakan Rakor tersebut menjadi momentum penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor serta lintas program dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting menuju Konawe Selatan Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SETARA).

Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 180 peserta Posyandu, sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa dan kelurahan.

dr. H. Boni Lambang Pramana menegaskan bahwa Rakor TPPA IV ini difokuskan pada penguatan peran lintas sektor, khususnya optimalisasi Posyandu sebagai ujung tombak pencegahan stunting di tingkat akar rumput.

“Stunting tidak bisa ditangani oleh satu sektor saja. Diperlukan kolaborasi nyata lintas program dan lintas sektor, mulai dari perencanaan, intervensi kesehatan, pemberdayaan masyarakat desa, hingga penguatan edukasi keluarga,” jelas dr. Boni.

Rakor ini menghadirkan narasumber dari Poltekkes Kendari, DPMD, Bappeda, dan Dinas Kesehatan Konawe Selatan, dengan salah satu pemateri utama Nurlita Jaya As S.Sos.M.Kes.

Para narasumber memaparkan strategi intervensi spesifik dan sensitif, penguatan data, serta peran pemerintah desa dan puskesmas dalam mendukung target penurunan stunting secara berkelanjutan.

Melalui Rakor TPPA IV ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menegaskan komitmennya untuk menjaga keterhubungan antar lembaga, memperkuat fondasi pelayanan dasar, dan memastikan setiap langkah kebijakan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA :  Malam Ramah Tamah, Bupati Tutup Porseni Tingkat OPD Apresiasi kepada Peserta dan Panitia
error: Content is protected !!