KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) resmi memulai proses seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten tahun 2026.
Acara pembukaan yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati, Rabu (8/4/2026) ini menjadi langkah awal pencarian putra-putri terbaik daerah untuk bertugas pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81.
Dikesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda), Ichsan Porosi membuka secara resmi kegiatan seleksi Paskibraka.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa seleksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian strategis dari kaderisasi pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.

Ichsan Porosi menyampaikan bahwa program Paskibraka sejalan dengan visi pembangunan daerah, yaitu mewujudkan Konawe Selatan yang SETARA (Sehat, Cerdas, dan Sejahtera).
“Menjadi anggota Paskibraka bukanlah hal yang sederhana. Ini adalah wahana yang tepat untuk meningkatkan mental dan disiplin generasi muda. Kami ingin mencetak kader yang berkualitas, berintegritas, dan berdedikasi sebagai pelanjut pembangunan di Konawe Selatan,” ujar Ichsan di hadapan para peserta.
Ia juga berpesan kepada tim seleksi agar bekerja secara profesional dan objektif. “Saya minta tim seleksi melakukan penilaian seadil mungkin agar hasil yang didapatkan benar-benar berkualitas dan dapat mengharumkan nama sekolah serta membanggakan orang tua,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi yang juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Konsel, H. Saribana S.Sos memaparkan bahwa antusiasme tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 220 siswa-siswi jenjang SMA, SMK, dan MA Kabupaten Konawe Selatan turut berkompetisi.
“Proses seleksi akan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 8 hingga 9 April 2026. Tahapan seleksi tahun ini sangat komprehensif, mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 dan Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022,” jelas Saribana.
Kata dia, tahapan seleksi akan dilaksanakan secara ketat. “Para peserta akan melewati berbagai ujian fisik dan mental yang dilakukan di beberapa lokasi,” ujarnya.
Lanjut Saribana, di antaranya beberapa seleksi yakni Tes Intelegensia Umum (TIU), Wawasan Kebangsaan, dan Kesamaptaan.

Lanjutnya, bagi peserta yang nantinya belum berhasil lolos agar tidak berkecil hati. Sebab, tenaga dan semangat mereka tetap dibutuhkan sebagai pengibar bendera di tingkat kecamatan masing-masing pada puncak HUT RI mendatang.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dandim 1417 Kendari, Kapolres Konawe Selatan, para Staf Ahli, Asisten, serta kepala OPD lingkup Pemkab Konawe Selatan.

