ADVETORIAL

Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri, Ketua DPRD Kota Kendari Bersama Wali Kota Sidak Gabungan di Pasar Tradisional

×

Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri, Ketua DPRD Kota Kendari Bersama Wali Kota Sidak Gabungan di Pasar Tradisional

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto Bersama Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat melaksanakan Sidak di Sejumlah Pasar di Kota Kendari. Hal itu untuk memastikan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (17/3/2026).

KENDARI (SULTRAAKTUAL.ID) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah /2026 Masehi, Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto bersama Wali Kota Kendari Siska Karina Imran melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Kendari pada Selasa (17/3/2026).

Sidak tersebut meliputi Pasar Mandonga, Pasar Sentral Kendari, Pasar Baruga, dan Pasar Andonohu bertujuan memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto dan Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Jabal Al Jufri saat melaksanakan Sidak untuk memastikan stabilitas harga pangan di Sejumlah Pasat Tradisional di Kota Kendari.


Dalam sidak tersebut, Wali Kota Kendari didampingi Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto dan Ketua Komisi II DPRD Kendari Jabar Al Jufri, serta Kapolres, Dandim, Kajari, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Setelah melakukan pemeriksaan langsung di keempat pasar tersebut, ditemukan bahwa sebagian komoditas kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga namun stoknya tetap tersedia.

Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto saat melaksanakan sidak di Pasar Tradisional.


Di Pasar Mandonga, harga bawang merah tercatat Rp 38 ribu per kilogram (dari Rp 30 ribu), tomat Rp 15 ribu (dari Rp10 ribu), bawang putih Rp50 ribu per kilogram, cabai Rp 40 ribu (dari Rp30 ribu), dan daging sapi Rp150 ribu (dari Rp140 ribu) per kilogram.

Di Pasar Sentral Kendari, telur berada di kisaran Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per rak (dari Rp60 ribu hingga Rp67 ribu) dan ayam potong berkisar Rp 70 ribu hingga Rp 90 ribu per ekor (dari Rp 60 ribu).

Sementara di Pasar Baruga, harga kentang tercatat Rp 23 ribu per kilogram (dari Rp22 ribu) dan wortel Rp 18 ribu per kilogram.

Menurut para pedagang, kenaikan harga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat serta faktor distribusi dari daerah pemasok.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi pengawasan antara legislatif dan pemerintah daerah guna menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, meningkatnya permintaan terhadap kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, cabai, bawa merah, bawang putih, tomat dan daging menjelang Idulfitri berpotensi dimanfaatkan oleh spekulan. Karena itu, pengawasan di pasar perlu dilakukan secara langsung.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kendari Hadiri Penutupan TMMD ke-127, Dorong Sinergi TNI dan Masyarakat Terus Terjaga
Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri, Ketua DPRD Kota Kendari Melaksanakan Sidak di Pasar Tradisional.


“Memang ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan. Tetapi masih dalam batas yang bisa dikendalikan. Yang terpenting stok tetap tersedia dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pokok,” ujarnya.

Dia berharap pengawasan rutin dapat terus dilakukan agar masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau hingga menjelang Idul Fitri.

“Yang terpenting adalah memastikan distribusi berjalan lancar dan stok barang tetap aman. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun harga bahan pokok,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan bahwa pemerintah kota akan terus memantau perkembangan harga dan memastikan tidak terjadi penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.

Wali Kota juga mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan dan tetap menjual barang sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Pemerintah Kota Kendari berkomitmen menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi jelang Idul Fitri. (Adv)

BACA JUGA :  Ketua Komisi II DPRD Kendari Minta Pemkot Maksimalkan Pengelolaan Parkir untuk PAD
error: Content is protected !!