KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Memasuki hari kerja pertama pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru, Wakil Bupati Konawe Selatan, Wahyu Ade Pratama Imran, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Konawe Selatan, Selasa (06/01/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan mesin birokrasi langsung “tancap gas” dalam melayani masyarakat.
Dalam sidak tersebut, Wahyu Ade Pratama menekankan bahwa kehadiran fisik ASN di kantor tidaklah cukup tanpa dibarengi dengan integritas moral. Ia menegaskan bahwa MPP harus menjadi zona bersih yang bebas dari praktik-praktik transaksional.
“MPP ini adalah etalase pelayanan kita. Saya tidak mau mendengar ada pungutan liar atau prosedur yang sengaja dipersulit. Seluruh aparatur harus menjaga moralitas kerja, integritas adalah harga mati dalam menjaga kepercayaan publik,” tegas Wahyu di sela-sela peninjauan gerai pelayanan.
Wakil Bupati tidak hanya mengecek kehadiran pegawai, tetapi juga menyoroti aspek profesionalisme dan kecepatan layanan. Wahyu menginstruksikan setiap instansi di MPP untuk melakukan evaluasi sistem guna memangkas birokrasi yang berbelit-belit.
Peninjauan ini menjadi sinyal kuat dari Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan bahwa tidak ada ruang bagi kemalasan pasca-libur. Wahyu berharap MPP Konsel mampu menjadi wajah birokrasi yang modern, transparan, dan sepenuhnya berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Kita ingin menghadirkan budaya kerja baru. Pelayanan yang berkualitas bukan sekadar kewajiban, tapi bentuk tanggung jawab moral kita kepada rakyat Konawe Selatan,” pungkasnya.
Pasca Libur Nataru, Wabup Konsel Sidak MPP, “Jangan Ada Pungli, Jangan Persulit Rakyat”








