KONAWE SELATAN (SULTRAAKTUAL.ID) – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) secara resmi menerima mahasiswa Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) Poltekkes Kementerian Kesehatan Kendari yang akan melaksanakan kegiatan di Kecamatan Lainea.
Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan sekaligus edukasi kesehatan bagi masyarakat.
PKLT tahun ini mengusung tema pelaksanaan intervensi yang mencakup berbagai kegiatan kesehatan masyarakat, seperti skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), edukasi kesehatan, kampanye pola hidup sehat, peningkatan asupan protein masyarakat, normalisasi imunisasi, gerakan pencegahan stunting, peningkatan aktivitas fisik, hingga penerapan terapi komplementer.
Kegiatan penerimaan mahasiswa berlangsung dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Konawe Selatan, H. Ichsan Porosi ST.M.Tp.didampingi Kepala Dinas Kesehatan Konawe Selatan Nurlita Jaya AS S.SosM.Kes.
Turut hadir Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari Teguh Fathurrahman SKM MPPM beserta jajaran pimpinan kampus.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel, Ichsan Porosi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Poltekkes Kendari menjadikan Konawe Selatan sebagai lokasi pelaksanaan PKLT.
Ia berharap keberadaan mahasiswa dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
“Pemerintah daerah sangat mendukung program ini karena sejalan dengan upaya kami meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi motor edukasi kesehatan sekaligus membantu pelayanan promotif dan preventif di masyarakat,” ujar Ichsan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Konawe Selatan, Nurlita Jaya menekankan pentingnya sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, desa, dan mahasiswa agar program intervensi kesehatan dapat berjalan efektif.
“Kami berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan puskesmas dan perangkat desa sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting dan penyakit tidak menular,” jelasnya.
Ditempat yang sama Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, Teguh Fathurrahman menegaskan bahwa program PKLT merupakan bagian dari pembelajaran berbasis masyarakat yang memberi pengalaman langsung kepada mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi langsung berinteraksi dengan masyarakat. Kami berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus membentuk tenaga kesehatan yang profesional dan berjiwa pengabdian,” ungkap Teguh Fathurrahman.
Melalui program ini, lanjutnya, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman praktik pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Kehadiran mahasiswa PKLT juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan di Konawe Selatan, khususnya di Kecamatan Lainea.
Tak hanya Poltekes Kendari, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dihari yang sama menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Mandala Waluya yang akan melaksanakan program pengabdian masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Konawe Selatan.
Mahasiswa Mandala Waluya diterima oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ambolaa, S.Sos M.Si.
Ambolaa mengapresiasi atas kepercayaan Universitas Mandala Waluya menjadikan Konawe Selatan sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program-program inovatif yang membantu peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa-desa lokasi KKN,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ratna Umi Nurlita, M.Sc., menyampaikan bahwa program KKN menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.
“Melalui KKN Tematik ini, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi nyata sekaligus belajar memahami kebutuhan masyarakat sehingga dapat menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam pengabdian sebagai bagian dari pembelajaran di dunia nyata.
Konsel jadi Tujuan Poltekes Kendari dan Universitas Mandala Waluya Gelar PKLT dan KKN








