KENDARI (SULTRAAKTUAL.ID) – Menjelang pelaksanaan forum internasional United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Imbauan ini menjadi bagian dari persiapan Kendari sebagai tuan rumah pertemuan internasional yang akan diikuti delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik pada Mei 2026 mendatang.
Sekretaris Komisi III DPRD Kendari Muslimin T menekankan bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Saya imbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong yang rutin dilaksanakan di berbagai wilayah,” imbaunya, Rabu (8/4/2026).
Selain itu, dia juga mendorong pemerintah kota untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, termasuk meningkatkan fasilitas tempat pembuangan, optimalisasi armada pengangkut sampah, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Langkah ini dinilai penting agar upaya menjaga kebersihan tidak hanya bersifat sementara menjelang acara, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Dia optimistis bahwa dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 akan berjalan sukses dan membawa dampak positif bagi perkembangan kota di masa depan.
“Kami optimistis, dengan kerja sama dan komitmen bersama, Kota Kendari dapat menyelenggarakan UCLG ASPAC dengan sukses dan membanggakan,” pungkasnya
Sebelumnya, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengimbau seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan kota, mulai dari lingkungan tempat tinggal hingga ruang publik.
Ia menegaskan bahwa kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif seluruh warga.
Menurutnya, momentum UCLG ASPAC 2026 harus dimanfaatkan sebagai ajang untuk menunjukkan wajah Kota Kendari yang bersih, tertata, dan nyaman. Dengan demikian, para delegasi internasional yang hadir dapat memperoleh kesan positif terhadap kota ini.

Pemerintah Kota Kendari sendiri telah melakukan berbagai upaya penataan, mulai dari pembersihan kawasan pesisir, perbaikan fasilitas umum, hingga penataan ruang terbuka hijau.
Selain itu, kerja bakti massal juga digencarkan dengan melibatkan organisasi perangkat daerah, aparat keamanan, serta masyarakat. Imbauan ini juga sejalan dengan upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.
Wali Kota berharap kebiasaan menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan menjelang acara besar, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Kendari.

Pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 di Kota Kendari dinilai sebagai kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi daerah di tingkat internasional. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata, UMKM, dan investasi.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan penuh dari masyarakat, Pemerintah Kota Kendari optimistis dapat menjadi tuan rumah yang baik.
Kebersihan kota pun menjadi salah satu faktor kunci dalam menyukseskan penyelenggaraan forum internasional tersebut sekaligus meningkatkan citra Kendari di mata dunia.

